Beranda Berita Daerah Api Lilin Bakar Korden, Tujuh Rumah Hangus

Api Lilin Bakar Korden, Tujuh Rumah Hangus

Di Blora Kebakaran Akibatkan Kerugian Rp 900 Juta

22
0
POLSEK GODONG FOR RADAR KUDUS
LUDES: Tujuh rumah di RT 2/RW 2, Desa Tinanding, Godong, ludes terbakar diduga berasal dari api lilin pada Sabtu (8/9) lalu.

GROBOGAN – Sebanyak tujuh rumah di RT2/RW II, Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Grobogan, ludes terbakar si jago merah Sabtu malam (8/9).

Diduga api berasal dari api lilin yang membakar korde. Kemudian membakar rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian mencapai Rp 400 juta.

Di Kabupaten Blora kejadian sama terjadi empat rumah warga Desa Kamolan, Kecamatan Blora, ludes terbakar kemarin. Api juga membakar seekor sapi yang ada di dalam salah satu rumah. Total kerugian dari kebakaran tersebut mencapai Rp 900 juta.

Di Kabupaten Grobogan tujuh rumah terbakar itu terdiri dari dua rumah milik Ali Imron, 35. Satu rumah milik Heri, 50. Dua rumah milik Kamali, 50. Dan dua rumah milik Kambali, 45. Informasi dihimpun koran ini kejadian sekitar pukul 18.30 WIB. Ketika itu, Desa Tinanding sedang ada pemadaman listrik. Karena situasi gelap Dafid anak Imron menyalakan lampu lilin.

Diduga api lilin membakar korden rumah Ali Imron. Sehingga api membesar dan membakar rumah. Api menjalar ke rumah di sekitarnya.
Mengetahui ada rumah terbakar, puluhan warga mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api cepat membesar dan tidak bisa dipadamkan warga. Ditambah lagi rumah saling berhimpitan. Api kemudian menyambar rumah Heri. Merembet lagi menyambar rumah Kamali dan Kambali.

”Saat kami mencoba memadamkan, api sudah besar. Tidak mudah dipadamkan,” kata Samsudin, 42, tetangga korban.
Api berhasil dipadamkan tim pemadam kebakaran setelah dua jam. Atas kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 400 juta.

Kapolsek Godong AKP Dedy S mengatakan, penyebab kebakaran diduga berasal dari lalainya menyalakan lilin. Api membakar korden. Kemudian merambat membakar isi rumah. Apalagi rumah terbuat dari kayu jadi cepat terbakar. ”Hasil penyelidikan sementara, penyebab kebakaran dari api lilin,” ujarnya.

Empat keluarga korban sementara tinggal di rumah saudaranya masing-masing. Sebagian juga menumpang di tetangga yang tidak terkena kebakaran.

Kejadian di Kabupaten Blora, Pujo, salah satu anggota satpol PP mengaku, penyebab kebakaran bersumber dari rumah warga bernama Slamet. Api kemudian merambat ke rumah disekitarnya. Sumber api diduga berasal dari bediang.

Empat rumah warga di Desa Kamolan, Kecamatan Blora, Blora hangus terbakar. Rumah tersebut milik Waji, Slamet, Sutikno dan Lestari. Seekor sapi yang berada di dalam salah satu rumah juga ikut terbakar.
Untuk memadamkan api tersebut, pihaknya menerjunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Satu unit tangki air dan 16 personil turut diterjunkan. ”Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan aparat. Tidak ada korban jiwa. Tapi, ada satu hewan ternak yang ikut terbakar,” ungkapnya.

Kapolres Blora AKBP Saptono melalui Kapolsek Blora Kota AKP Agus Budiana mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp 900 juta.

Menurutnya, kebakaran dipicu dari nyala bediang yang berada di rumah Slamet. Api dari rumah ini merembet ke bagian rumah Slamet dan semakin membesar. Kebakaran tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 11.00 kemarin.

“Seorang saksi mata melihat kepilan asap tebal dari rumah Bapak Slamet. Saksi kemudian menghampiri rumah tersebut, ternyata api telah mencapai belandar rumah,” terangnya.

Juremi, salah satu saksi mata mengaku, peristiwa tersebut bermula dari tumpukan jerami kering yang terbakar di rumah milik Slamet. Jerami tersebut biasanya digunakan untuk menghangatkan sapi.

”Api berasal dari rumah milik Pak Slamet. Orangnya pergi ke pasar. Api dari dapur langsung merembet ke rumah warga lainnya, karena anginnya kencang sekali. Jadi empat rumah dihuni tiga kepala keluarga dan Seekor sapi juga mati,” terangnya. (sub/lid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here