Beranda Kudus Sapamaba UMK, Bekali Mahasiswa Kemampuan Beradaptasi di Kampus

Sapamaba UMK, Bekali Mahasiswa Kemampuan Beradaptasi di Kampus

144
0

KUDUS — Universitas Muria Kudus (UMK) kembali menyelenggarakan Masa Pengenalan Mahasiswa Baru (Sapamaba) untuk Tahun Ajaran (TA) 2018/2019. Sebanyak 2.457 mahasiswa baru diharuskan mengikuti sapamaba ini. Rangkaian kegiatan sapamaba diselenggarakan mulai Kamis (13/9) sampai Sabtu (29/9) mendatang.

Rina Fiati,S.T.,M.Cs, kepala Lembaga Pendidikan UMK mengatakan, Sapamaba UMK kali ini jauh dari kesan perploncoan seperti yang terjadi pada masa lalu. Seluruh kegiatan Sapamaba UMK lebih menekankan pada upaya membekali mahasiswa dengan kemampuan untuk beradaptasi, bersikap, berpola pikir, dan bertindak di lingkungan perguruan tinggi.

Baca Juga:
Ke Karimunjawa Cukup 30 Menit
Puas Snorkling Asyik di Takak Sendok
Heboh Pesta Ikan di Alun-Alun Karimunjawa
Bakar Ikan di Pulau Tak Berpenghuni
Bule-Bule Berbikini Menghampar di Pulau Cemara Kecil
Gagal ke Tanjung Gelam Nikmati Sunset di Menjangan Kecil
Keliling Karimunjawa 24 jam Cuma Rp 75 Ribu
Sayang Karimunjawa Kotor dan Kurang Fasilitas
Sensasi Pijat di Tengah Alun-Alun
Di Karimunjawa Jangan Lupa Oleh-Oleh Krupuk Sea Food
Hari Minggu Surga Para Bule di Karimunjawa
Snorkling Jangan Stres Usir Stres

 

”Tentunya sesuai dengan tema yang kami angkat. Yakni ”mencetak generasi muda yang santun, cerdas, dan berjiwa wirausaha serta antihoaks dan radikalisme dalam era Revolusi 4.0”,” tutur Rina Fiati.

Penerimaan mahasiswa baru dimulai dengan upacara sidang senat terbuka universitas. Kemudian berlanjut ke kegiatan akademik pada Kamis (13/9). Setelah itu, kegiatan kemahasiswaan pada Jumat hingga Sabtu (14-15/9). Masih ada lagi, training ESQ pada Kamis hingga Sabtu (20-29/9) mendatang. Khusus training ESQ, setiap mahasiswa hanya mengikuti selama dua hari sesuai jadwal masing-masing.

”Kami memberikan training ESQ 165 pimpinan Dr. H.C Ary Ginanjar Agustian dengan nama program ESQ Character Building for Future Leaders dalam sapamaba. Tujuannya untuk menerapkan nilai-nilai atau karakter kejujuran, disiplin, keterbukaan, saling menghargai, kerjasama, dan semangat belajar. Selain itu, untuk mensinergikan tiga kecerdasan IQ, EQ, dan SQ, sehingga menemukan makna hidup, semangat hidup, dan makna belajar,” ungkap Rina Fiati.

Dalam sapamaba kali ini, panitia juga menghadirkan pemateri dari luar UMK. Pemateri dari  Kodim Kudus dengan materi bela bangsa dan gerakan antiradikal. Masih ada lagi dari Polres Kudus dengan materi penanggulangan narkoba dan dari KPK Jakarta pada Divisi Pendidikan Antikorupsi & Pelayanan Masyarakat dengan materi pendidikan antikorupsi.

Kegiatan sapamba diramaikan dengan perlombaan antar-UKM. Bahkan, ada juga lomba cipta lagu antarmahasiswa baru. Setiap fakultas menciptakan dua lagu dengan satu tema kebangsaan dan satu tema bebas. Di penghujung inagurasi peserta sapamaba dihibur dengan penampilan Flow Band.

”Kami dibuat terpukau oleh perform mahasiswa baru. Mereka menyuguhkan pentas formasi bertuliskan ”Maju Jaya UMK”. Tentunya, kami merasa bangga dengan kekompakan yang mereka suguhkan,” ungkap Rina Fiati. (lia/lin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here