Beranda Kudus Nilai Lelang Mobdin Diturunkan

Nilai Lelang Mobdin Diturunkan

40
0
KOTOR: Mobil dinas milik Pemkab Kudus terlihat banyak debu karena tak terawat. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

RADARKUDUS.CO.ID; KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus telah mendapatkan harga terbaru untuk 19 kendaraan dinas yang akan dilelang. Setelah dikaji ulang, harga seluruh kendaraan dinas yang semula ditaksir Rp 1,58 miliar, kini turun menjadi Rp 1,26 miliar. Meskipun nilai taksiran sudah diketahui, namun kebijakan terkait lelang sampai saat ini masih dikaji.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus Eko Djumartono kemarin mengatakan, harga eks kendaraan dinas tersebut sebelumnya memang terlalu tinggi. ”Kemarin waktu proses lelang pertama, harganya terlalu tinggi. Jadi, ditaksir ulang sesuai harga yang pantas di pasaran agar bisa segera laku. Pemkab Kudus telah kerja sama dengan Kantor Jasa Penilaian Publik (KJPP) Semarang,” katanya.

Kendaraan dinas tersebut terdiri dari 18 kendaraan roda empat dan satu kendaraan roda dua. Rinciannya, dua Toyota New Corolla, satu Toyota Fortuner, tiga Honda Civic, empat Toyota Corolla Altis, satu Minibus Nissan X-Trail, satu Toyota Kijang Super Short, satu Toyota Kijang Grand Lux, Toyota Kijang UFB1 LGX, tiga Toyota LGX KF83, satu Toyota Avanza, dan satu Honda Supra-X 125.

Eko mengungkapkan, meskipun harga lelang baru sudah ada, namun pihaknya belum bisa menggelar lelang. Sebab, pemkab masih terus melakukan kajian tentang pelaksanaan lelang eks kendaraan dinas itu.

”Kami kemarin sudah melaporkan dan mengajukan, apakah nanti eks kendaraan tersebut akan dilelang semua atau hanya sebagian. Dan sebagian lagi akan diserahkan kepada OPD yang membutuhkan. Kami masih menunggu kebijakan dari bupati,” paparnya.

Seluruh eks kendaraan dinas tersebut, hingga saat ini masih terparkir di kompleks Pendapa Kabupaten Kudus. Sebagian berada di parkir Satpol PP dan sebagian lagi di parkir bagian umum.

”Ketika nanti lelang, kami akan diserahkan kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang,” imbuhnya. (daf/lin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here