Beranda Event Dengar Nomor Disebut, Tangan Gemetar, Kemudian Ambruk

Dengar Nomor Disebut, Tangan Gemetar, Kemudian Ambruk

Siti Masrifah, Pemenang Grand Prize Rp 50 Juta Mlaku Bareng Top

95
0
Siti Masrifah, Pemenang Grand Prize Rp 50 Juta Mlaku Bareng Top

Mlaku Bareng Top yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Kudus kerja sama dengan Pemkab Kudus telah sukses diselenggarakan di Alun-alun Kudus. Sebagai peraih doorprize utama Siti Masrifah warga RT 1/RW IX, Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati, Kudus. Dia sempat terkapar hampir pingsan lantaran kaget.

DIYAH AYU FITRIYANI, Kudus.


MENDENGAR kupon bernomor 3077 dipangggil, Siti Masrifah langsung meloncat berlari menuju panggung utama. Kerumunan ribuan peserta diterobos. Hingga sampai ke atas panggung, ia masih tidak menyangka bisa mendapatkan hadiah utama.

”Rasanya campur aduk. Kaget, bingung, yang pasti bahagia. Sebab uang Rp 50 juta bagi saya bukan uang yang sedikit. Dan itu bisa saya dapatkan,” ucap Rifa, sapaan akrabnya dengan mata berbinar.

Tangannya bergetar ketika menerima papan simbolis hadiah uang tunai senilai Rp 50 juta dari Tamzil. Rencananya uang itu akan digunakan untuk membeli motor. Sebab, ia saat ini memang membutuhkannya.

”Saya juga akan sisihkan untuk sedekah. Dan sisanya akan saya simpan untuk tabungan pendidikan anak-anak saya,” imbuhnya saat ditanya Tamzil dan istri.

Setengah jam diusaikannya acara, Rifa dan keluarganya masih berada di kompleks Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Dalam perjalanan ke tempat di mana motornya diparkir, ia tiba-tiba ingin membali jus. Namun belum juga sampai di tempat penjual jus, tubuhnya mendadak lemas. Dadanya sesak dan penglihatannya kabur. Setengah jam dia dirawat di mobil ambulans RSUD Loekmono Hadi Kudus. Dari perawat Fransiska tekanan darah Siti 80/55.

Ibu dari Naila Fathina Alzena dan Emier Fairuz Al Ayyubi itu tak berdaya. Meskipun pikirannya masih sadar, namun ia sudah tak sanggup untuk mengontrol tubuhnya. Hampir pingsan. Akhirnya ia terkapar di depan masjid Agung Kudus. Dengan segera tim medis turun untuk menanganinya.

”Saking senengnya mungkin. Namun saya memang juga memiliki riwayat kesehatan yang kurang baik. Saya tidak berlama-lama di panasan. Sebelum dapat tempat yang agak teduh, saya sempat kepanasan cukup lama. Ketika menunggu pengundian, tapi alhamdulillah saya sudah kembali sehat,” katanya.

Ia dan keluarganya merasa sangat bahagia dan terbantu dengan hadiah yang diberikan oleh Jawa Pos Radar Kudus. Ia pun mengucapkan terimakasih yang tak terkira.

Siti mengaku sering zonk saat ikut undian. Inilah kemudian ia berniat menghentikan mimpinya untuk mendapatkan hadiah. Termasuk hadiah Mlaku Bareng Top. Namun, dengan dua kupon di tangannya membuat harapan kembali ada.

Sering tidak beruntung itu pula yang akhirnya membuat Rifa tak ingin mendambakan hadiah tertinggi dalam acara jalan sehat yang digelar oleh Jawa Pos radar Kudus itu. Yakni grand prize uang tunai sebesar Rp 50 juta.

”Saya sering tidak beruntung ketika ikut undian jalan sehat seperti ini. Tadi awalnya saya juga tak berharap dapat hadiah. Saya ikut jalan sehat kali ini sekalian car free day (CFD) dengan keluarga,” katanya.

Namun ia tak menapik, dua kupon yang berada di tangannya cukup membuatnya berharap. Rasa ingin memperoleh hadiah kembali ada. Istri Rizal Yulian itu pun sempat percaya diri bisa mendapatkan salah satu motor yang ada di panggung.

”Sebagai peserta, saya tetap berharap dapat hadiah. Saya pun berdoa agar bisa dapat motor. Sebab, di rumah saya baru punya satu motor. Suami saya kalau berangkat pakai kendaraan dinas,” ujar perempuan yang tinggal di RT 1/RW 9, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kudus itu.

Ketika yang lain berharap dapat grand prize, Rifa justru ingin dapat motor. Kupon nomor 3077 miliknya justru dipanggil pemandu acara. Kupon miliknya tersebut berhasil mendapatkan grand prize Rp 50 juta. Nomor kupon tersebut diambil langsung oleh Bupati Kudus Muhammad Tamzil. Dan mengalahkan ribuan kupon peserta yang ada di dalam kotak undian.

Ia sempat pasrah ketika nomor kupon untuk dua motor yang dipanggil bukan nomor kupon yang saya pegang. ”Saya sebenarnya tak begitu memperhatikan ketika nomor kupon untuk uang Rp 50 juta diumumkan. Dan ketika panggilan kedua saya dengar itu sama dengan nomor kupon saya. Semoga hadiahnya bermanfaat,” harapnya. (*/zen)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here