Beranda Pati Terjun Lapangan, Kunjungi Faskes Tingkat I

Terjun Lapangan, Kunjungi Faskes Tingkat I

8
0

KOTA – Jajaran Direksi dan senior leaders BPJS Kesehatan mendatangi beberapa wilayah perkampungan di Indonesia. Kegiatan itu dilakukan pada HUT ke 51 BPJS Kesehatan.
Selain memantau langsung implementasi JKN-KIS, kunjungan tersebut juga dilakukan untuk menjaring aspirasi masyarakat setempat demi menyempurnakan jalannya program jaminan kesehatan sosial.
Deputi Direksi Bidang Strategi Perencanaan dan Keamanan Teknologi Informasi (SPKTI), Mulyo Wibowo menyampaikan, kondisi geografis di Indonesia sangat bervariasi, begitu juga dengan demografi dan latar belakang perekonomian penduduknya. Oleh karena itu, pihaknya ingin mendengar langsung suara masyarakat tentang pelaksanaan JKN-KIS di berbagai tempat, khususnya wilayah perkampungan yang kondisinya cukup berbeda dengan wilayah perkotaan yang aksesnya serba ada.
“Kami ingin melihat langsung dengan terjun ke perkampungan. Apa saja yang perlu dipertahankan, apa saja yang perlu disempurnakan. Ini akan menjadi evaluasi kami untuk melakukan peningkatan layanan JKN-KIS ke depan,” paparnya kemarin.
Dalam kunjungan tersebut, BPJS Kesehatan juga menyambangi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) setempat untuk memastikan pelayanan JKN-KIS berjalan dengan baik. Pembaruan data pada sejumlah kartu peserta JKN-KIS pun dilakukan untuk meningkatkan validitas data.
Tak hanya itu, para petinggi BPJS Kesehatan juga menyerahkan bantuan peralatan olah raga dan mengajak masyarakat membiasakan perilaku hidup sehat. Mulyo mengingatkan, dalam menjaga kesinambungan JKN-KIS, BPJS Kesehatan tak bisa berjalan sendiri melainkan butuh dukungan semua pihak, termasuk masyarakat.
Terlebih, saat ini sudah ada lebih dari 222,5 juta jiwa penduduk Indonesia yang tercatat sebagai peserta JKN-KIS. Masyarakat punya peran besar untuk mengawal agar Program JKN-KIS bisa terus berjalan, salah satunya dengan menjaga agar yang sehat tetap sehat, dan yang sakit tidak bertambah parah. Menurutnya, sehat itu murah dan mudah. Makan dengan gizi seimbang, istirahat cukup, dan olah raga ringan setiap hari.
“Ini hal yang sederhana, tapi tantangannya luar biasa karena tergantung komitmen kita sendiri. Kami juga mengingatkan kembali makna gotong royong yang menjadi filosofi BPJS Kesehatan dalam mengemban tugasnya menjalankan Program JKN-KIS. Jangan lupa iuran dari peserta yang sehat membantu peserta yang sakit. Untuk itu, diperlukan sinergi yang kuat dari seluruh masyarakat, khususnya yang sudah menjadi peserta JKN-KIS, agar gotong royong dapat terwujud dan program perlindungan kesehatan ini dapat berjalan optimal,” katanya. (put/him)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here